<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>

<channel>
	<title>Gerbang</title>
	<atom:link href="http://gerbangtypeapproval.blogdetik.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://gerbangtypeapproval.blogdetik.com</link>
	<description>Gerbang Type Approval mencoba online</description>
	<pubDate>Sat, 23 Jul 2011 08:03:04 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Akibat abrasi aliran Sungai Musi</title>
		<link>http://gerbangtypeapproval.blogdetik.com/2011/07/23/akibat-abrasi-aliran-sungai-musi/</link>
		<comments>http://gerbangtypeapproval.blogdetik.com/2011/07/23/akibat-abrasi-aliran-sungai-musi/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 Jul 2011 08:02:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gerbangtypeapproval</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Bebas]]></category>

		<category><![CDATA[Akibat abrasi aliran Sungai Musi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gerbangtypeapproval.blogdetik.com/?p=18</guid>
		<description><![CDATA[Akibat abrasi aliran Sungai Musi, puluhan rumah warga di Tebing Tinggi, Empatlawang, yang berada di sisi Sungai Musi kondisinya mengkhawatirkan karena rawan longsor. Kondisi tersebut semakin mengkhawatirkan saat musim hujan dan debit air Sungai Musi meningkat.
Pantauan di beberapa titik lokasi tempat tinggal di Kota Tebing Tinggi, beberapa bagian bawah lantai rumah warga sudah ada yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://gerbangtypeapproval.blogdetik.com/2011/07/23/akibat-abrasi-aliran-sungai-musi/">Akibat abrasi aliran Sungai Musi</a>, puluhan rumah warga di Tebing Tinggi, Empatlawang, yang berada di sisi Sungai Musi kondisinya mengkhawatirkan karena rawan longsor. Kondisi tersebut semakin mengkhawatirkan saat musim hujan dan debit air Sungai Musi meningkat.</p>
<p>Pantauan di beberapa titik lokasi tempat tinggal di Kota Tebing Tinggi, beberapa bagian bawah lantai rumah warga sudah ada yang mulai tergerus arus sungai Musi, bahkan sudah berada di bibir sungai. Salah seorang warga Desa Tanjung Makmur, Tebing Tinggi, Sobri, mengatakan, saat ini dia bersama keluarga belum bisa berbuat banyak dengan kondisi tersebut.<br />
<span id="more-18"></span></p>
<p>Sebab, bukan perkara mudah untuk pindah atau relokasi dari lokasi tersebut karena kendala utamanya adalah biaya untuk membuat rumah baru di kawasan yang jauh dari pinggiran Sungai Musi. “Jelas ada kekhawatiran, tapi mau bagaimana lagi, saat ini untuk pindah kami belum ada rezeki,”ungkapnya. Selain kendala biaya untuk relokasi, kondisi sosial kehidupan masyarakat sudah terbiasa dengan kondisi tersebut.</p>
<p>Meskipun, kekhawatiran akan kejadian seperti bencana longsor tetap ada. Sementara itu, menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Empatlawang Hasbullah, pihaknya sudah meminta pihak pemerintah kecamatan dan desa di Empatlawang untuk mewaspadai bencana longsor.</p>
<p>Kawasan DAS Musi yang rawan longsor di antaranya di Desa Lubuk Buntak, Kecamatan Talang Padang, Desa Tanjung Makmur, Tanjung Beringin, Kelurahan Pasar, serta di Desa Seguring, Kecamatan Tebing Tinggi, dan sejumlah titik DAS rawan longsor lainnya. Terpisah,</p>
<p>Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Empatlawang Ismail Hanafi mengatakan, Pemkab Empatlawang saat ini belum bisa berbuat banyak untuk mengatasi masalah kerawanan longsor akibat gerusan air sungai Musi. Menurutnya, biaya yang diperlukan untuk membuat dinding penahan arus Sungai Musi sangatlah besar bahkan mencapai Rp40 miliar. Demikian catatan online <a href="http://gerbangtypeapproval.blogdetik.com/">Gerbang Type Approval</a> yang berjudul Akibat abrasi aliran Sungai Musi.</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gerbangtypeapproval.blogdetik.com/2011/07/23/akibat-abrasi-aliran-sungai-musi/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Diare parah disertai muntah-muntah</title>
		<link>http://gerbangtypeapproval.blogdetik.com/2011/05/31/diare-parah-disertai-muntah-muntah/</link>
		<comments>http://gerbangtypeapproval.blogdetik.com/2011/05/31/diare-parah-disertai-muntah-muntah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 31 May 2011 14:51:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gerbangtypeapproval</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<category><![CDATA[Bebas]]></category>

		<category><![CDATA[Blogging]]></category>

		<category><![CDATA[Diare parah disertai muntah-muntah]]></category>

		<category><![CDATA[News]]></category>

		<category><![CDATA[Update]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gerbangtypeapproval.blogdetik.com/?p=17</guid>
		<description><![CDATA[Kontes SEO &#8211;&#62;&#62; Sebanyak 21 warga Desa Jangglengan, Kecamatan Nguter, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, terserang diare. Sebagian mengalami diare parah disertai muntah-muntah dan hingga Selasa (31/5/2011) harus dirawat inap di puskesmas.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo Agus Prihatmoko, Selasa, menyebutkan, dari 21 warga yang sakit, enam orang di antaranya dirawat di Puskemas Nguter dan Puskesmas Celep [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a title="Kontes SEO" href="http://kanghari.com/kontesseo/" target="_blank">Kontes SEO</a> &#8211;&gt;&gt; Sebanyak 21 warga Desa Jangglengan, Kecamatan Nguter, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, terserang diare. Sebagian mengalami diare parah disertai muntah-muntah dan hingga Selasa (31/5/2011) harus dirawat inap di puskesmas.</p>
<p>Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo Agus Prihatmoko, Selasa, menyebutkan, dari 21 warga yang sakit, enam orang di antaranya dirawat di Puskemas Nguter dan Puskesmas Celep sejak Senin (30/5/2011).<br />
<span id="more-17"></span></p>
<p>Awalnya, warga menduga sakit yang mereka derita berasal dari makanan salah satu tetangga yang menggelar acara syukuran kelahiran hari Minggu (29/5/2011).</p>
<p>Dalam acara itu, tamu yang hadir disuguhi soto ayam. Setiap rumah di dusun itu dikirimi makanan berupa gudangan (sayur-sayuran rebus yang diberi sambal parutan kelapa), tempe, telur, dan sayur kentang santan. Beberapa warga mengaku sakit setelah mengonsumsi makanan tersebut.</p>
<p>Katiyem (55), misalnya, Selasa, masih tergolek di Puskesmas Nguter didampingi suaminya, Taman (61). Katiyem mulai dirawat di puskesmas sejak Senin malam setelah pagi harinya melahap telur antaran tetangganya.</p>
<p>&#8220;Kami diantar makanan Minggu siang. Lalu, Senin pagi, istri saya makan telurnya saja. Sorenya mulai diare dan sekitar jam 18.30 saya bawa ke puskesmas, soalnya sampai lemas,&#8221; tutur Taman.</p>
<p>Selain Katiyem, ada pula Broto (65), Sutami (65), Andri (17), Wagimin (55), dan Kartoyo (70) yang dirawat di Puskesmas Celep, Nguter. Ayah Andri, Warno (45), mengatakan, anaknya sakit setelah makan gudangan yang diberi tetangganya.</p>
<p>Namun, Warno yang juga mengaku makan makanan yang sama tidak sakit. Demikian juga Turinah (40) yang juga tidak mengalami gangguan kesehatan setelah menyantap panganan tersebut.</p>
<p>Jaenah (50), warga yang mengadakan syukuran dan membagi makanan kepada tetangga, mengaku tidak tahu mengapa banyak orang yang sakit setelah acara syukuran. &#8220;Saya sekeluarga juga makan makanan yang sama, yang masak juga sama, tetapi kami tidak ada yang sakit,&#8221; katanya.</p>
<p>Dokter yang bertugas di Puskesmas Nguter, Nugroho IS, menjelaskan, belum dapat dipastikan apakah penyebab warga diare adalah keracunan makanan, walaupun ciri-ciri yang diderita warga, berupa muntah-muntah dan diare, bisa menjadi tanda-tanda keracunan.</p>
<p>Agus mengatakan, pihaknya masih meneliti penyebab wabah tersebut. Kemungkinan besar makanan yang dikonsumsi warga terkontaminasi bakteri sehingga warga terserang diare. Dan support untuk <a title="Kontes SEO" href="http://kanghari.com/kontesseo/category/kontes-seo" target="_blank">Kontes SEO</a>.</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gerbangtypeapproval.blogdetik.com/2011/05/31/diare-parah-disertai-muntah-muntah/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Polri tidak akan memberikan izin kepada Unggun Dahana</title>
		<link>http://gerbangtypeapproval.blogdetik.com/2011/05/13/polri-tidak-akan-memberikan-izin-kepada-unggun-dahana/</link>
		<comments>http://gerbangtypeapproval.blogdetik.com/2011/05/13/polri-tidak-akan-memberikan-izin-kepada-unggun-dahana/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 May 2011 11:53:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gerbangtypeapproval</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[News]]></category>

		<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<category><![CDATA[Bebas]]></category>

		<category><![CDATA[Blogging]]></category>

		<category><![CDATA[Update]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gerbangtypeapproval.blogdetik.com/?p=16</guid>
		<description><![CDATA[Polri tidak akan memberikan izin kepada Unggun Dahana, pria yang mengaku pencinta negara Israel, untuk menggelar acara peringatan hari berdirinya negara Israel ke-63 di Jakarta.
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Anton Bachrul Alam mengatakan, berdasarkan penjelasan Kementerian Luar Negeri, Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel. &#8220;Sehingga (Polri) tidak menolerir kegiatan perayaan HUT Israel,&#8221; kata Anton [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://gerbangtypeapproval.blogdetik.com/2011/05/13/polri-tidak-akan-memberikan-izin-kepada-unggun-dahana/">Polri tidak akan memberikan izin kepada Unggun Dahana</a>, pria yang mengaku pencinta negara Israel, untuk menggelar acara peringatan hari berdirinya negara Israel ke-63 di Jakarta.</p>
<p>Kepala Divisi Humas Polri Irjen Anton Bachrul Alam mengatakan, berdasarkan penjelasan Kementerian Luar Negeri, Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel. &#8220;Sehingga (Polri) tidak menolerir kegiatan perayaan HUT Israel,&#8221; kata Anton melalui pesan singkat, Jumat (13/5/2011).<br />
<span id="more-16"></span><br />
Siang tadi, Unggun mendatangi Mabes Polri untuk menyampaikan surat permohonan izin kegiatan yang akan digelar Sabtu (14/5/2011). Mengenai lokasi acara, Unggun mengaku belum memastikan. Acara itu akan diikuti 10 orang tanpa ada nama kelompok.</p>
<p>Selain karena persyaratan belum lengkap, permohonan itu langsung ditolak pihak Badan Intelijen dan Keamanan Polri lantaran permohonan diajukan tidak dalam 7 x 24 jam sebelum acara. Pria yang tiba-tiba muncul ke publik itu tetap mengajukan permohonan dengan jadwal ditunda.</p>
<p>Unggun mengaku baru berani menggelar perayaan tahun ini. Tujuan menggelar acara dengan mengibarkan bendera Indonesia dan Israel itu, katanya, agar Indonesia membuka hubungan diplomatik dengan Israel.</p>
<p>&#8220;Acara ini adalah inisiatif saya sendiri. Jadi, tidak ada kaum Yahudi yang menginisiatif ini, tidak ada sama sekali. Itu saya tegaskan untuk meralat berita-berita kemarin. Yang datang cuma 10 orang,&#8221; ucap karyawan swasta itu. Demikian catatan online <a href="http://gerbangtypeapproval.blogdetik.com/">Gerbang Type Approval</a> tentang Polri tidak akan memberikan izin kepada Unggun Dahana.</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gerbangtypeapproval.blogdetik.com/2011/05/13/polri-tidak-akan-memberikan-izin-kepada-unggun-dahana/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Harry Wicaksono</title>
		<link>http://gerbangtypeapproval.blogdetik.com/2011/01/24/harry-wicaksono/</link>
		<comments>http://gerbangtypeapproval.blogdetik.com/2011/01/24/harry-wicaksono/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 Jan 2011 15:43:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gerbangtypeapproval</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Bebas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gerbangtypeapproval.blogdetik.com/?p=15</guid>
		<description><![CDATA[Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Demokrat, Harry Wicaksono, meminta Kepala Polri memberikan perhatian lebih terkait aksi tindak kriminal di jalan.
Belakangan, tindak kriminal di Jabodetabek meningkat. Tidak hanya pada malam hari, para pelaku juga mulai terang-terangan melancarkan aksi pada siang hari. Harry mencontohkan, di daerah pemilihannya di Depok, dalam sepekan terakhir, ada tiga hingga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Demokrat, <a title="Harry Wicaksono" href="http://gerbangtypeapproval.blogdetik.com/2011/01/24/harry-wicaksono/" target="_self">Harry Wicaksono</a>, meminta Kepala Polri memberikan perhatian lebih terkait aksi tindak kriminal di jalan.</p>
<p>Belakangan, tindak kriminal di Jabodetabek meningkat. Tidak hanya pada malam hari, para pelaku juga mulai terang-terangan melancarkan aksi pada siang hari. Harry mencontohkan, di daerah pemilihannya di Depok, dalam sepekan terakhir, ada tiga hingga empat tindak kriminal penodongan di jalan.<br />
<span id="more-15"></span><br />
Atas hal ini, legislator Komisi Hukum ini meminta Polri mendirikan pos-pos pengaduan di pusat-pusat perbelanjaan. Keberadaan pos pengaduan di pusat-pusat perbelanjaan mendorong warga untuk melaporkan tindak kriminal yang dideritanya.</p>
<p>&#8220;Selama ini orang takut melapor ke kantor-kantor polisi. Kesannya suram dan seram. Jadi, buka pos-pos pengaduan di mal, seperti gerai SIM. Maka, orang yang kecopetan dapat melaporkan dengan cepat. Dan tolong buka outlet dengan penampilan santun, seperti orang membayar listrik,&#8221; kata Harry dalam rapat kerja Komisi III dengan Kapolri di DPR, Jakarta, Senin (24/1/2011).</p>
<p>Selain itu, Harry juga menyarankan pengadaan kendaraan patroli cepat, seperti motor, yang berjaga-jaga di daerah-daerah rawan tindak kriminal di jalanan. Demikian catatan online <a title="Gerbang Type Approval" href="http://gerbangtypeapproval.blogdetik.com/" target="_self">Gerbang Type Approval</a> tentang Harry Wicaksono.</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gerbangtypeapproval.blogdetik.com/2011/01/24/harry-wicaksono/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>18 pemain PSM Makassar</title>
		<link>http://gerbangtypeapproval.blogdetik.com/2010/12/30/18-pemain-psm-makassar/</link>
		<comments>http://gerbangtypeapproval.blogdetik.com/2010/12/30/18-pemain-psm-makassar/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 30 Dec 2010 16:36:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gerbangtypeapproval</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gerbangtypeapproval.blogdetik.com/?p=14</guid>
		<description><![CDATA[IDwebhost.com Trend Hosting Indonesia -&#62; Setelah diberi waktu berpikir selama satu hari,18 pemain PSM Makassar memutuskan bergabung dengan PSM Primer League (PL) yang berkompetisi dalam ajang Liga Primer Indonesia (LPI).
Ke-18 pemain tersebut merupakan pemain inti dan sebagian lagi pemain cadangan. Para punggawa Juku Eja ini mengambil keputusan ikut bersama PSM di bawah komando Ilham Arief [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a title="IDwebhost.com Trend Hosting Indonesia" href="http://im.grandong.com/" target="_blank">IDwebhost.com Trend Hosting Indonesia</a> -&gt; Setelah diberi waktu berpikir selama satu hari,18 pemain PSM Makassar memutuskan bergabung dengan PSM Primer League (PL) yang berkompetisi dalam ajang Liga Primer Indonesia (LPI).</p>
<p>Ke-18 pemain tersebut merupakan pemain inti dan sebagian lagi pemain cadangan. Para punggawa Juku Eja ini mengambil keputusan ikut bersama PSM di bawah komando Ilham Arief Sirajuddin dan meninggalkan kompetisi Indonesia Super League (ISL). Mereka sudah menandatangani surat pernyataan ikut bermain di LPI. Surat pernyataan mereka sudah dipegang manajemen Makassar City, yang sebelumnya bernama PSM PL. Dari 18 pemain itu, terdapat satu pemain asing yang menyatakan bersedia bergabung, yakni gelandang asal Australia Srecko Mitrovic.</p>
<p>Empat pemain asingnya lainnya belum memberi keputusan.Jules Onambele Basile, Anoura Richad Obiora, dan Goran Subara diketahui belum datang ke Makassar, sedangkan Marwan Sayedeh mengaku masih bimbang. Sementara itu, terdapat empat pemain inti PSM yang menyatakan menolak ikut LPI, yaitu Djayusman Triasdi, Diva Tarkas, Hendra Ridwan,dan Fahtul Rahman. Direktur Manajer Makassar City Husain Abdullah mengatakan, surat pernyataan pemain ini dibuat atas keinginan masing-masing pemain tanpa ada tekanan pihak mana pun.</p>
<p><span id="more-14"></span>Pemain sengaja diberi waktu selama hari untuk mempertimbangkannya.“ Terbukti ada pemain yang menolak dan mereka dibiarkan mengambil keputusan sendiri sesuai pertimbangannya masing- masing,”tuturnya. Untuk pemain yang belum bisa dikonfirmasi, dia mengatakan, segera diselesaikan dalam secepatnya. Manajemen Makassar City juga menargetkan skuad definitif Makassar City bersama tim pelatihnya akan resmi diluncurkan pada 8 Januari 2011.</p>
<p>Untuk menambah komposisi skuad Makassar City,akan diambil dari pemain Makassar City yang sudah diseleksi. Selain itu, terdapat lima pemain muda dari PSM U-21 yang bersedia ikut ke LPI. Untuk memenuhi kuota pemain asing, akan dibicarakan dengan pemain asing PSM. Jika tidak ada jalan, akan dicari pemain asing lain. Manajemen Makassar City masih diberi kesempatan kepada Marwan Sayedeh untuk berpikir. Marwan masih mempertimbangkan akan bermain kembali di negaranya atau tetap ikut ke LPI.</p>
<p>“Pokoknya,terhitung 1 Januari 2011, semua pemain eks PSM masuk dalam tanggungan manajemen kami.Bukan manajemen atau pengurus PSM lagi,”tandasnya. Sementara itu,pemain PSM Makassar Hendra Ridwan yang menolak ikut ke LPI dikabarkan mendatangi kantor mantan Manajer PSM Kadir Halid di Jalan Sungai Saddang, kemarin.</p>
<p>Hendradatanguntuk mempertanyakan keseriusan Kadir Halid untuk mengambil alih PSM. Hendra dan tiga pemain lokal PSM yang masih berusia muda, memang menolak ikut gabung ke LPI karena pertimbangan karier sebagai pemain sepak bola dan di timnas Indonesia. Mereka juga ragu jika LPI hanya kompetisi yang berjalan sementara.</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gerbangtypeapproval.blogdetik.com/2010/12/30/18-pemain-psm-makassar/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Dynamic Page Served (once) in 0.418 seconds -->

